AI News

Ini Target Akhir 2026 PT Edures Global Link?

MAJALENGKA, DIFANEWS — PT Edures Global Link secara resmi mengumumkan rencana pembangunan kampus kedokteran terpadu beserta rumah sakit pendidikan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam penguatan sektor pendidikan dan layanan kesehatan di Indonesia.

Perusahaan yang dipimpin oleh Dr. Juma Abdu Wamaungo ini menargetkan pembangunan fisik sarana pendidikan dan rumah sakit tersebut dapat segera direalisasikan sebelum akhir tahun 2026, setelah seluruh tahapan perencanaan, kajian kelayakan, dan proses perizinan diselesaikan.

Rencana pembangunan ini mencakup fasilitas fakultas kedokteran, laboratorium medis, pusat riset dan simulasi klinik, serta rumah sakit pendidikan yang akan berfungsi sebagai pusat praktik mahasiswa kedokteran sekaligus pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Manajemen PT Edures Global Link menilai kebutuhan tenaga medis profesional di Indonesia terus meningkat, seiring dengan pertumbuhan penduduk dan tuntutan kualitas layanan kesehatan. Kehadiran kampus dan rumah sakit pendidikan ini diharapkan dapat menjadi solusi strategis jangka panjang.

“Kami ingin menghadirkan institusi pendidikan kedokteran yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat melalui layanan kesehatan yang berkualitas,” ujar Dr. Juma Abdu Wamaungo, pimpinan PT Edures Global Link, dalam pernyataan singkatnya.

Ia menambahkan bahwa proyek ini dirancang dengan pendekatan kolaboratif, melibatkan tenaga ahli, mitra akademik, serta pemangku kepentingan di bidang kesehatan dan pendidikan, agar mampu memenuhi standar nasional dan internasional.

Saat ini, PT Edures Global Link tengah mematangkan masterplan pembangunan, penjajakan kerjasama strategis, serta persiapan legal dan teknis guna memastikan proyek berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Dengan rencana tersebut, PT Edures Global Link optimistis dapat berkontribusi nyata dalam mencetak tenaga medis profesional sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia. (ril)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button