BeladiriSports

Petaka Ronde Ke-9, Kehabisan Bensin dan Cedera Kaki, Itauma Gagal Cetak Rekor Juara Dunia Termuda Setelah Mike Tyson

DIFANEWS.COM – Moses Itauma dilarikan ke rumah sakit setelah upayanya merebut gelar Juara Dunia Kelas Berat IBF berakhir dengan kekalahan TKO ronde 9 dari sang juara baru, Filip Hrgovic, di The O2 Arena, Minggu (30/8) dinihari WIB.

Petinju asal Inggris tersebut harus ditandu keluar dari ring menyusul pertarungan sengit di London yang menobatkan petinju asal Kroasia itu sebagai pemegang gelar juara dunia kelas berat pertama dari negaranya.

Itauma sempat mendominasi jalannya ronde-ronde awal, namun kondisinya kian terkuras dan mengalami kelelahan hebat seiring berjalannya duel, hingga memaksa wasit Howard Foster menghentikan pertarungan.

Pelatih Ben Davison melemparkan handuk ke dalam ring pada saat yang bersamaan, mengakhiri malam yang mengecewakan bagi Itauma sebelum ia dibawa ke rumah sakit terdekat sebagai langkah pencegahan.

“Moses telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan,” ujar sang promotor, Frank Warren.

“Ini adalah tindakan pencegahan. Kami selalu melakukan hal tersebut untuk memastikan kondisi petinju, karena kesehatan mereka adalah yang paling utama. Dia berada di tempat yang tepat. Kita akan lihat hasilnya setelah saya menerima laporan medis dan pasti akan mengabarkannya kepada publik.”

“Dia juga mengalami masalah pada kakinya dan tampak sangat kelelahan. Ini adalah pertarungan dengan tempo yang sangat tinggi bagi kedua petinju, benar-benar laga yang menegangkan dari awal hingga akhir.”

Itauma sempat melepaskan gelombang pukulan tanpa henti ke arah Hrgovic sepanjang tujuh ronde pertama. Namun, petinju veteran berusia 34 tahun itu mampu bertahan dari tekanan sebelum akhirnya mengambil alih kendali permainan di ronde kedelapan dan kesembilan.

Menampilkan ketahanan dagu yang kokoh serta keberanian luar biasa, Hrgovic mendominasi adu jotos jarak dekat hingga membuat Itauma terhuyung-huyung di ring sebelum wasit Foster akhirnya turun tangan menghentikan duel.

Pertarungan yang mengusung tema ‘Witness History’ ini awalnya diproyeksikan menjadi panggung penobatan Itauma sebagai juara dunia kelas berat termuda dalam sejarah Inggris. Namun, kariernya kini harus menghantam tembok besar, dan Warren belum bisa menjamin kapan anak asuhnya itu akan kembali bertarung.

“Saya belum tahu apa yang akan dia katakan,” kata Warren. “Saya yakin dia adalah seorang petarung sejati, dia membuktikannya hingga akhir. Pada akhirnya, itulah tipe pertarungannya — mereka berdiri di sana dan saling melepaskan pukulan mematikan.”

“Saya bahkan belum tahu bagaimana kondisi mentalnya. Secara mental, dia pasti sangat terpuruk. Kami harus berbicara dengannya, membangkitkan semangatnya, dan melihat kondisinya.”

“Ini akan memakan waktu. Dia akan mengambil istirahat yang cukup. Ini bahkan bukan saat yang tepat untuk membicarakan masa depan bertarungnya. Ini adalah sesuatu yang mungkin baru akan kami diskusikan dalam dua pekan atau satu bulan ke depan untuk menentukan langkah selanjutnya.”

Di sisi lain, Hrgovic kini wajib berhadapan dengan penantang wajib IBF, Frank Sanchez, yang sebelumnya menerima uang kompensasi agar duel melawan Itauma vs Hrgovic dapat terlaksana.

“Saya masih tidak percaya ini terjadi,” ungkap petinju asal Kroasia tersebut.

“Kepala saya masih terngiang-ngiang oleh segalanya. Butuh waktu agar perasaan ini bisa tenang. Namun saya tidak menyangka bahwa setelah 20 tahun, mimpi saya akhirnya terwujud. Tuhan memberi saya hadiah terbaik untuk bertarung dan memenangkan gelar juara dunia melawan petinju terbaik dan paling berbakat di divisi ini. Tidak ada cara yang lebih indah bagi saya untuk menjadi seorang juara dunia,” tutup Hrgovic.***

Express.co.uk

 

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × 4 =

Back to top button