Play Off Liga Champions: Digulung Galatasaray, Juve Butuh Menang Empat Gol Di Leg Kedua
DIFANEWS.COM – Juventus babak belur kala melakoni leg pertama Play Off Liga Champions Eropa kontra Galatasaray di Stadion Rams Park, Rabu (18/2) dini hari WIB. Sempat unggul di babak pertama, Si Nyonya Tua harus rela mengakhiri pertandingan dengan kekalahan telak 5-2.
Galatasaray membuka keunggulan pada menit ke-15, Berawal dari kemelut yang terjadi di kotak penalti Juventus, bola liar dimanfaatkan Gabriel Sara yang melepaskan sepakan ke pojok gawang. Namun, semenit berselang Juve langsung bereaksi menyamakan kedudukan lewat sontekan Toon Koopmeiners.
Juve bahkan berbalik unggul di menit ke-32. Koopmeiners kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk kali kedua. Kombinasi dengan Weston McKennie, diakhiri gelandang berkebangsaan Belanda itu, dengan tendangan keras yang tak mampu di halau kiper Galatasaray.
Babak kedua baru berjalan empat menit, tuan rumah Galatasaray sukses menyamakan kedudukan. Sepakan Baris Yilmaz gagal diantisipasi sempurna oleh Di Gregorio, bola rebound langsung disambar Noa Lang yang lepas dari kawalan.
Tuan rumah berbalik unggul 3-2 pada menit ke-60, lewat Sundulan Davinson Sanchez memanfaatkan umpan Gabriel Sara. Situasi tertinggal, Juve justru harus bermain dengan 10 orang setelah Juan Cabal dikartu merah oleh wasit.
Unggul jumlah pemain, Galatasaray berhasil menambah dua gol lewat Noa Lang di menit ke-74, dan gol penutup yang dicetak Sacha Boey, empat menit jelang waktu normal berakhir.
Usai pertandingan, Pelatih Juve Luciano Spalletti, menyampaikan kekecewaan atas hasil buruk yang diraih anak asuhnya.
“Kami gagal memahami kesulitan dan bahaya dari apa yang kami lakukan. Jika kualitas permainan kami menurun, kami selalu berisiko dalam hal pertahanan. Kami akan mencoba melakukan analisis yang tepat menjelang pertandingan balasan”, ujar Spalletti di laman resmi Juve.

Senada dengan sang pelatih, gelandang Toon Koopmeiners juga menyampaikan rasa tidak puasnya.
“Kami bermain bagus di babak pertama, tetapi babak kedua sama sekali tidak bagus; berjalan sangat buruk. Ada pertandingan lain minggu depan, kita perlu meninjau bagaimana jalannya pertandingan hari ini dan mencoba mencetak setidaknya tiga gol”.
Kemenangan ini menjadi modal berharga untuk Galatasaray saat menghadapi leg kedua pada 26 Februari mendatang. Sementara bagi Juve, tugas berat untuk mencetak empat gol atau lebih agar bisa lolos dari lubang jarum.



