Bisnis

Tikungan Tajam di Hollywood, Warner Bros Buka Pintu Rahasia Buat Paramount Skydance

DIFANEWS.COM – Dunia hiburan kembali diguncang drama akuisisi raksasa. Warner Bros Discovery (WBD) baru saja menolak mentah-mentah tawaran hostile takeover terbaru dari Paramount Skydance senilai $30 per saham. Meski begitu, pemilik franchise “Harry Potter” ini rupanya belum menutup pintu rapat-rapat.

WBD secara resmi memberikan waktu tujuh hari bagi Paramount untuk memberikan penawaran yang lebih ‘gila’ jika ingin merebut mereka dari pelukan Netflix.

Paramount Mulai ‘Menggoda’, Netflix Masih di Hati

Dewan direksi Warner Bros tampaknya mulai goyah setelah Paramount memberikan kode akan menaikkan harga ke angka $31 per saham. Total nilai yang ditawarkan Paramount untuk seluruh perusahaan mencapai angka fantastis $108,4 miliar (sekitar Rp1.696 triliun!). Bandingkan dengan Netflix yang “hanya” menawarkan $82,7 miliar khusus untuk studio dan bisnis streaming.

Namun, Chairman WBD Samuel DiPiazza Jr dan CEO David Zaslav masih bersikap jual mahal. Dalam surat resminya, mereka menegaskan:

“Untuk memperjelas, Dewan kami belum memutuskan bahwa proposal Anda kemungkinan besar akan menghasilkan transaksi yang lebih unggul daripada merger dengan Netflix. Kami tetap merekomendasikan dan berkomitmen penuh pada transaksi kami dengan Netflix.”

Loophole Hukum dan Tekanan Investor

Meski masih setia dengan Netflix, Warner Bros kini berada di bawah tekanan besar dari investor aktivis, Ancora Holdings, yang menentang kesepakatan dengan Netflix. Alhasil, Warner Bros menggunakan sebuah “celah hukum” dalam kontrak mereka dengan Netflix untuk bisa bernegosiasi dengan Paramount.

Paramount kini punya waktu hingga 23 Februari untuk mengajukan “penawaran terbaik dan terakhir.” Di sisi lain, Netflix juga punya hak untuk menyamai penawaran tersebut jika ingin tetap memenangkan Warner Bros.

Rencana Spin-Off dan Pemungutan Suara

Sambil menunggu “kejutan” dari Paramount, Warner Bros tetap menjadwalkan pemungutan suara pemegang saham pada 20 Maret mendatang terkait tawaran Netflix senilai $27,75 per saham.

Jika kesepakatan dengan Netflix berjalan mulus, Warner Bros berencana memisahkan (spin-off) bisnis kabel mereka—termasuk CNN, TLC, Food Network, dan HGTV—menjadi perusahaan publik baru yang berdiri sendiri.

Netflix Anggap Paramount Cuma ‘Cari Perhatian’

Menanggapi manuver ini, pihak Netflix tetap percaya diri namun sedikit menyindir langkah pesaingnya itu.

“Meskipun kami yakin transaksi kami memberikan nilai dan kepastian yang lebih unggul, kami menyadari adanya gangguan terus-menerus bagi pemegang saham WBD dan industri hiburan secara luas yang disebabkan oleh tingkah laku PSKY (Paramount Skydance),” tulis Netflix dalam pernyataan resminya.

Paramount pun tidak main-main. Mereka bahkan membawa jaminan pribadi senilai $40 miliar dari pendiri Oracle, Larry Ellison, untuk meyakinkan pihak Warner Bros bahwa mereka punya uang tunai yang nyata untuk mengeksekusi kesepakatan ini.

Siapa yang akhirnya akan memiliki HBO Max dan Harry Potter? Kita tunggu hasil “adu mekanik” harga saham ini dalam tujuh hari ke depan!***

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button