BeladiriSports

Rematch Garcia vs Davis Sulit Diwujudkan, Ini Penyebabnya

DIFANEWS.COM – Banyak opsi duel menarik di meja hidang Ryan Garcia setelah kemenangan spektakulernya atas Conor Benn, 12 September. Sebelumnya, ia menyebut nama Isaac Cruz sebagai menu pembuka di pengujung tahun, lalu menu penutup pada Mei melawan Teofimo Lopez Jr.

Kini, nama baru muncul. Tak kalah mentereng. Gervonta Davis.

Garcia menyebutkan bahwa kubu Gervonta Davis sudah mencolek timnya untuk kemungkinan menggelar rematch berskala blockbuster.

Menyusul kemenangan TKO ronde 2 di Las Vegas, Garcia saat ini dijuluki sebagai ‘angsa bertelur emas’ di dunia tinju, memelopori era baru bagi olahraga ini di Amerika Serikat.

Usai kemenangan itu, petinju berusia 28 tahun itu sempat menantang pemegang gelar kelas welter WBA, Teofimo Lopez. Meski demikian, ada banyak pilihan pertarungan besar bernilai fantastis lainnya yang terbuka untuk laga berikutnya.

Gervonta Davis sendiri adalah sosok yang menorehkan luka kekalahan perdanannya di ring tinju bayaran pada April 2023.

Garcia percaya bahwa proses pemangkasan berat badan) saat menghadapi Davis kala itu menjadi penyebab utama kekalahannya.

Ia saat itu setuju bertarung melawan ‘Tank’ di batas berat penyesuaian 61,69kg disertai klausa rehidrasi atau 4,54kg  agar laga tetap terwujud, meskipun ia sendiri sudah kesulitan untuk mencapai batas asli kelas ringan super 63,5kg

Karena itulah, ‘King Ry’ hanya mau menerima rematch dengan Davis—yang belum bertarung lagi sejak hasil imbang mayoritas melawan Lamont Roach pada Maret 2025—di kelas welter 66,7kg.

“Saya bisa mengonfirmasi bahwa Gervonta dan Al [Haymon] telah menghubungi tim saya,” tulis Garcia melalui platform X pada Selasa (15/9).

“66,7kg atau tidak sama sekali. Dan saya ingin dia mengambil pertarungan pemanasan  lebih dulu agar berada dalam kondisi terbaiknya saat kita bertarung (dengan saya.”

“Dia punya beberapa urusan yang harus diselesaikan, tetapi kita pasti akan mewujudkan pertarungan ini.

Tuntutan Garcia untuk menggelar rematch di kelas welter sudah langsung mengancam terwujudnya duel tersebut.

Hal ini lantaran Davis sebelumnya pernah menyatakan bahwa ia hanya bersedia naik maksimal hingga kelas ringan super 63,5kg jika harus bertarung melawan Garcia lagi.

Selain itu, tanggal kembalinya ‘Tank’ ke dunia tinju juga masih abu-abu.

Mantan juara dunia di beberapa divisi tersebut sedianya dijadwalkan melakoni rematch melawan Lamont Roach untuk pertarungan berikutnya, tetapi ia justru menandatangani kontrak bernilai fantastis untuk menghadapi Jake Paul.

Kurang dari dua pekan sebelum laga Paul vs Davis yang rencananya digelar pada 14 November tahun lalu, Paul membatalkan pertarungan tersebut secara sepihak di tengah munculnya tuduhan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menimpa Davis.

Gugatan perdata dilayangkan oleh mantan pasangan hidup Davis dan ia terpaksa menepi dari ring sejak saat itu, yang mengakibatkan statusnya diubah menjadi juara kelas ringan WBA in recess (nonaktif).

Paul pada akhirnya bertarung melawan Anthony Joshua dan mengalami patah tulang rahang di dua tempat saat di-KO oleh mantan juara dunia kelas berat dua kali tersebut.***

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 − six =

Back to top button