News

Sering Dikritik Curang, Barack Obama Ragukan Kejujuran Donald Trump Saat Main Golf

DIFANEWS.COM – Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama pernah mempertanyakan keakuratan pencatatan skor golf Donald Trump, hanya beberapa pekan setelah Trump mengklaim telah memenangkan Club Championship lainnya.

Sikap santai Trump terhadap pencatatan skor dan etika bermain golf telah menjadi titik perdebatan sejak lama. Trump sebelumnya mengklaim telah memenangkan lebih dari 40 Senior dan Super Senior Men’s Club Championship di lapangan miliknya di Bedminster.

Namun, rekaman video saat Trump berada di lapangan justru menimbulkan pertanyaan mengenai kemampuan aslinya, serta membuat para penggemar bertanya-tanya seburuk apa kemampuan para pesaingnya hingga ia bisa meraih begitu banyak trofi.

Kecintaan Donald Trump pada Golf

Sepanjang perjalanannya sebagai pengusaha maupun figur politik, Trump secara rutin menceritakan kecintaannya pada olahraga golf—yang pertama kali ia mainkan saat berkuliah di Fordham University.

Ia begitu mendalami olahraga ini hingga menulis buku berjudul The Best Golf Advice I Ever Received pada tahun 2005. Dalam kata pengantarnya, ia menulis bahwa “bagi saya dan jutaan orang—pria, wanita, muda, maupun tua di seluruh dunia—golf lebih dari sekadar permainan. Golf adalah sebuah hasrat.”

Mengingat bahwa sebelum masa jabatan pertamanya di pemerintahan, salah satu jalur bisnis utama Trump adalah pengembangan real estat, tidak mengherankan jika pada tahun 1996 ia membeli sebuah klub golf di Westchester, New York.

Namun, yang mengejutkan bagi sebagian orang adalah seberapa besar kerajaan bisnis golf yang berhasil ia bangun.

Hingga Agustus 2026, situs web Trump Golf menampilkan 16 lapangan golf yang dimiliki oleh pria berusia 80 tahun tersebut, dengan lokasi yang tersebar di AS, Skotlandia, Irlandia, Dubai, hingga Indonesia.

Tuduhan Kecurangan yang Berlangsung Lama

Selama Trump mengklaim memiliki handicap satu digit, selalu ada pihak yang ragu bahwa ia memiliki kemampuan golf yang cukup untuk memenangkan berbagai kompetisi klub—dan keraguan tersebut bukan tanpa alasan.

Pada tahun 2024, sebuah video berdurasi satu jam bersama juara US Open dua kali, Bryson DeChambeau, memperlihatkan keduanya mencoba mencetak skor di bawah 50 di Trump National Golf Club di Bedminster, New Jersey.

Meskipun Trump melakukan beberapa pukulan yang cukup mengesan bagi orang seusianya, kualitas permainan yang ditampilkan rekan DeChambeau tersebut masih jauh dari standar yang dibutuhkan untuk memenangkan satu dari 43 gelar Club Championship miliknya.

Mengingat posisinya yang sangat berkuasa serta kurangnya kemahiran golf yang serius, banyak penggemar percaya bahwa Trump menempatkan caddy di berbagai titik lapangan yang siap memperbaiki posisi bola yang sulit atau “menemukan” pukulan drive yang sebenarnya keluar dari garis lapangan agar kembali ke tengah fairway.

Dalam sebuah wawancara di bawah sumpah di depan dewan juri pada tahun 2022, Senator Lindsey Graham mengklaim bahwa “beberapa orang mengatakan Anda mungkin bisa memukul bola lebih jauh darinya, tetapi Anda tidak akan bisa mengalahkan caddy-nya. Begitulah kenyataannya.”

Ketidakandalan Trump dalam mencatat skor bahkan sangat terkenal, hingga penulis olahraga Rick Reilly menulis buku pada tahun 2019 berjudul Commander in Cheat: How Golf Explains Trump.

Dalam buku tersebut, Reilly mengenang bagaimana pegolf legendaris Gary Player mengejek saat Trump memberitahunya bahwa ia telah memenangkan 18 kejuaraan, sebelum menunjukkan fakta bahwa nama Trump hanya terpampang di dinding lapangan-lapangan golf miliknya sendiri.

Golf telah menjadi hobi bagi banyak pendahulu Trump, tak terkecuali Barack Obama. Selama menjabat, Obama bermain rata-rata 41 ronde per tahun menurut Golf Channel. Namun, tampaknya ia jauh lebih jujur dalam mencatat skor.

Saat tampil di acara The Late Show with Stephen Colbert, Obama ditanya apakah ia pernah bermain golf bersama Trump, mengingat ia pernah bermain dengan beberapa mantan presiden lainnya.

Meski ia percaya bahwa Trump mampu mengitari lapangan dengan cukup baik, Obama juga mengaku pernah mendengar rumor soal permainan curang tersebut.

“Dengar, sejauh yang saya pahami, dia sebenarnya pegolf yang cukup bagus. Namun, yang cukup mengejutkan, saya mendengar terkadang ada masalah pada pencatatan skor dan bagaimana dia menghitung jumlah pukulannya.”***

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 + 8 =

Back to top button