DIFANEWS.COM – Mantan petinju Terrel Williams membuat Prichard Colón mengalami cedera yang mengubah jalan hidupnya dalam pertarungan tragis pada Oktober 2015. Teknik yang digunakan Terrel selama laga dinilai kontroversial karena ia menjatuhkan Prichard dengan pukulan terlarang ke arah belakang kepala atau biasa disebut rabbit punch.
Prichard kemudian dilarikan ke rumah sakit dan harus menjalani operasi akibat cedera otak, hingga mengalami koma selama lebih dari 200 hari.
Pada usia 33 tahun, Prichard meninggal dunia pada Agustus 2026—lebih dari satu dekade setelah pertarungannya dengan Terrel. Sejak saat itu, Terrel terus menuai kritik atas peranannya dalam tragedi yang menimpa Prichard, dan para penggemar tinju masih mempertanyakan apakah Terrel pernah menyampaikan permohonan maaf.
Siapa yang Menyebabkan Prichard Colon Cedera?
Seperti yang telah disebutkan, Terrel—sengaja atau tidak—adalah sosok yang menyebabkan Prichard mengalami cedera otak serius dalam pertarungan naas pada Oktober 2015 tersebut.
Terrel berkali-kali melayangkan pukulan ke bagian belakang kepala Prichard, yang dikenal sebagai pukulan terlarang. Namun, pertarungan tidak pernah dihentikan dan Prichard terus bertarung hingga akhir.
Apa yang Terjadi pada Prichard Colón Saat Bertarung Melawan Terrel Williams?
Setelah Terrel mengalahkan Prichard dalam laga kontroversial tersebut, mendiang atlet asal Puerto Rico itu merasa pusing dan kemudian muntah di dalam ruang ganti. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit dan menjalani operasi darurat untuk mengurangi pembengkakan pada otaknya.
Dokter mendiagnosis Prichard mengalami subdural hematoma, dan ia berada dalam kondisi koma selama 221 hari akibat pendarahan otak. Setelah terbangun dari koma, Prichard tidak lagi mampu berjalan atau berbicara sendiri. Ia menghabiskan sisa hidupnya dalam kondisi tidak dapat bergerak dan dirawat penuh oleh keluarganya.
Apakah Terrel Williams Pernah Meminta Maaf kepada Prichard Colón?
Tidak. Terrel tidak pernah menyampaikan permohonan maaf secara formal kepada Prichard atas pertarungan tersebut. Ia sebenarnya sempat ingin menjenguk mantan lawannya itu di rumah sakit, tetapi disarankan untuk tidak melakukannya.
Dalam sebuah wawancara dengan The Washington Post pada Juli 2019, Terrel mengakui bahwa pertarungan melawan Prichard “memengaruhi kehidupannya selamanya. Dan itu juga memengaruhi hidup saya selamanya.”
“Saya hanya tidak menyukai situasi ini,” kata Terrel saat itu, seraya menambahkan bahwa ia merasa seolah-olah “beberapa tahun dari kariernya telah terenggut.”
“Saya memikirkannya setiap hari. Sebelum kejadian ini terjadi, saya tidak pernah membayangkan diri saya berada dalam situasi seperti ini.”
Apakah Terrel Williams Berhenti dari Dunia Tinju?
Pada akhirnya, ya. Terrel tidak mengambil jadwal pertarungan selama dua tahun setelah laga kontroversialnya melawan Prichard. Ketika kembali ke atas ring pada 2017, Terrel menceritakan kepada The Washington Post bahwa ia tidak pernah menceritakan kepada ketiga putranya mengenai masa lalunya sebagai petinju profesional maupun tentang pertarungan brutalnya dengan Prichard.
“Ketika mereka mengetahuinya kelak, saya akan membicarakannya dengan mereka. Dan saya akan jujur,” tuturnya kepada The Washington Post.
Terrel kemudian memutuskan untuk pensiun sepenuhnya dari olahraga tinju.
Di Mana Terrel Williams Sekarang?
Terakhir kali Terrel berbicara secara terbuka tentang pertarungannya melawan Prichard, ia diketahui menetap di Los Angeles, California, bersama keluarganya. Saat ini, ia menjalani kehidupan yang tertutup dan jauh dari sorotan publik.***
(Sumber: hollywoodlife.com)



