DIFANEWS.COM – Canelo Alvarez menolak pertarungan perebutan gelar juara dunia kelas menengah super IBF yang sedang lowong melawan petinju Kuba yang pukul besar, Osleys Iglesias.
Sabuk merah-emas tersebut merupakan salah satu dari empat sabuk badan sanksi utama yang dirampas Terence Crawford dari Canelo pada September lalu. Namun, gelar-gelar tersebut kini terpecah menyusul keputusan pensiun Crawford.
Pada Desember, IBF berupaya menetapkan juara baru dengan memerintahkan peringkat 1, Iglesias, melawan peringkat 3, Canelo—yang duduk satu posisi di bawah posisi peringkat 2 yang kosong.
Namun, Canelo menolak dan melepaskan kesempatan tersebut. Kini, IBF kembali menelusuri daftar peringkat mereka untuk menemukan penantang berikutnya yang tersedia untuk menghadapi Iglesias.
Saat tulisan ini dibuat, Jaime Munguia menempati peringkat 4 setelah dinyatakan bersih dari segala tuduhan terkait kegagalan tes narkoba pasca kemenangannya atas Bruno Surace di Mei lalu.
Petinju Inggris, Callum Simpson, saat ini menduduki posisi ke-5, meskipun ia kemungkinan besar akan didepak dalam pembaruan peringkat berikutnya setelah dipukul KO oleh Troy Williamson pada 20 Desember lalu.
Peringkat saat ini hanya memperhitungkan hasil hingga 30 November, dengan daftar 15 besar terbaru diperkirakan akan diterbitkan dalam beberapa hari ke depan.
Apa Selanjutnya Bagi Canelo Alvarez?
Keputusan Canelo untuk menolak pertarungan melawan Iglesias tidaklah mengejutkan bagi mereka yang memahami situasinya.
Pelatih sekaligus manajer petinju Meksiko tersebut, Eddy Reynoso, mengonfirmasi bulan lalu bahwa Canelo akan melewatkan jadwal rutin akhir pekan Cinco De Mayo dan memilih untuk kembali ke ring pada September.
Canelo menjalani operasi artroskopi pada siku kirinya di Oktober, yang membutuhkan waktu pemulihan 12 hingga 15 pekan.
Ia sebelumnya dijadwalkan kembali pada Februari sebagai bagian dari kontrak empat pertarungannya dengan Riyadh Season, namun operasinya menunda tanggal kembalinya hingga Mei.
Jadwal itu kini diundur empat bulan lagi, dengan Canelo menargetkan untuk bertarung pada akhir pekan Kemerdekaan Meksiko (September).
Siapa yang akan menjadi lawannya masih menjadi misteri.
Pertandingan ulang (rematch) dengan Crawford sudah tidak mungkin terjadi, bukan hanya karena ‘Bud’ telah menggantung sarung tinjunya, tetapi juga karena kekalahan Canelo yang sangat telak pada laga pertama.
Ketika Canelo menandatangani kontrak bernilai fantastis dengan Turki Alalshikh pada Februari 2025, duel ulang dengan Dmitry Bivol sempat mengemuka sebagai opsi.
Namun, Bivol diperkirakan akan melawan penantang wajib Michael Eifert sebelum menghadapi Artur Beterbiev dalam laga trilogi.
Nama petinju Inggris, Hamzah Sheeraz dan Chris Eubank Jr, juga sempat disebutkan. Masih harus dilihat ke mana arah karier Eubank Jr setelah kekalahannya dari Conor Benn, sementara Sheeraz telah diperintahkan untuk bertarung memperebutkan gelar WBO dan WBC kelas menengah super yang sedang lowong.***



