BeladiriSports

Edgar Berlanga Masih Pongah Meski 2 Kali Dijatuhkan Hamzah Sheeraz, Yakin Bisa Remukkan Lawan Jika Terjadi Rematch

DIFANEWS.COM – Edgar Berlanga (24-2-0, 19 KO) sesumbar bahwa duel dengan Hamzah Sheeraz akan jadi pekerjaan muda jika mereka dipertemukan lagi, meski faktanya dia kalah KO ronde 5 pada 12 Juli 2025.

Kekalahan itu jelas mencoreng catatan rekor petinju New York asal Puerto Riko ini. Sebelumnya, dia kalah angka dari Canelo Alvarez pada 14 September 2024.

Edgar Berlanga, 29 tahun, meyakini pertarungan ulang (rematch) bakal terwujud di masa depan, yang ia rasakan sebagai kesempatan untuk membuktikan kepada dunia bahwa dirinya jauh lebih baik daripada Sheeraz.

“Saya akan katakan seperti ini dan mengakhirinya di sini: Dia itu lawan yang mudah,” ujar Berlanga dalam acara ‘Ring Champs with AK & Barak’.

“Saat saya mendapatkan rematch dengannya, saya akan menghajarnya habis-habisan; saya akan menghentikannya (KO). Saya akan tetap tenang dan membiarkan Tuhan bekerja, tetapi saya berjanji dalam rematch itu, saya akan mengalahkannya… Orang itu tahu. Di dalam lubuk hatinya yang terdalam, dia tahu apa yang sebenarnya terjadi.”

Meskipun kartu penilaian resmi selama lima ronde tidak pernah dirilis ke publik, Berlanga sebenarnya tampil solid pada awal pertarungan dengan memangkas jarak lewat pukulanĀ jab-nya. Namun, begitu ia merasa cukup percaya diri untuk beradu pukulan keras dengan petinju jangkung 190 cm tersebut, ia justru dijatuhkan dua kali di ronde keempat sebelum akhirnya dihentikan pada ronde kelima.

Menurut catatan Compubox, Sheeraz secara resmi unggul dalam mendaratkan pukulan, yakni 62 berbanding 46 milik Berlanga. Sheeraz mendaratkan 38 pukulan bertenaga berbanding 20 milik Berlanga, dan efek dari pukulan-pukulannya terlihat jauh lebih merusak saat keduanya memutuskan untuk saling jual-beli pukulan.

Arah Karier Hamzah Sheeraz dan Edgar Berlanga yang Berlawanan

Kemenangan tersebut membawa Sheeraz menuju pertarungan perebutan gelar juara dunia kelas menengah super WBO yang kosong melawan Alem Begic pada Mei, di mana ia tampil dominan dan sukses menjadi juara dunia. Sejak saat itu, ia telah mempertahankan gelarnya sekali lewat kemenangan angka yang dinilai kurang meyakinkan saat melawan Simon Zachenhuber pada Juli.

Di sisi lain, Berlanga mengambil waktu rehat selama satu tahun usai kekalahan KO tersebut, sebelum akhirnya menandatangani kontrak dengan Zuffa Boxing pada pertengahan 2026. Ia melakoni debut promosinya dengan kemenangan TKO di ronde ketujuh atas Steven Butler dalam partai utama yang digelar di New York City.***

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × 3 =

Back to top button