News

Daftar Musuh Trump Bertambah: Dari De Niro hingga Bruce Springsteen, Siapa Lagi yang Bakal Diusir dari Amerika Serikat

DIFANEWS.COM – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menyulut kontroversi panas setelah menyerang aktor pemenang Oscar, Robert De Niro, melalui platform Truth Social. Trump tidak hanya menghina kecerdasan De Niro, tetapi juga secara tersirat menyarankan agar aktor kawakan tersebut dideportasi dari negara kelahirannya sendiri.

De Niro Menangis, Trump Meradang

Ketegangan ini bermula saat Robert De Niro tampil di saluran berita MSNBC. Dalam wawancara yang emosional, bintang The Godfather tersebut tampak menahan tangis saat mendesak warga Amerika untuk ‘melawan’ tindakan pemerintahan Trump yang ia sebut sangat kacau.

Trump merespons dengan serangan verbal yang pedas. Ia menyebut tangisan De Niro layaknya seorang anak kecil dan melabeli sang aktor sebagai sosok ‘sakit dan gila’yang memiliki IQ sangat rendah. Bahkan, Trump menyebut pernyataan De Niro sebagai tindakan yang ‘serius KRIMINAL’.

Ancaman Deportasi untuk Warga Asli

Dalam unggahan yang sama, Trump juga menyerang perwakilan Demokrat, Ilhan Omar dan Rashida Talib. Ia menyatakan bahwa mereka, termasuk De Niro, harus ‘dikirim kembali ke tempat asal mereka’. Padahal, Rashida Tlaib dan Robert De Niro lahir di Amerika Serikat, sementara Ilhan Omar telah menetap di AS sejak 1995.

Trump bahkan mengusulkan agar mereka naik kapal bersama Rosie O’Donnell—komedian yang telah lama berseteru dengannya dan kini menetap di Irlandia setelah kemenangan Trump dalam pemilu.

Daftar Panjang Musuh Sang Presiden

Sejak kembali berkuasa, Trump seolah memulai ‘perang’ terbuka dengan industri hiburan. Robert De Niro hanyalah nama terbaru dalam daftar panjang figur publik yang diserang Trump lewat media sosial, menyusul nama-nama besar seperti:

  • Jimmy Kimmel dan Stephen Colbert (Presenter TV)
  • Bruce Springsteen (Musisi Rock)
  • Bad Bunny (Rapper)
  • Trevor Noah hingga George Clooney.

Sengketa Musik Melania

Di sisi lain, lingkaran dalam Trump juga tengah menghadapi sengketa hak cipta. Produser dokumenter Melania menolak permintaan komposer Jonny Greenwood untuk menghapus musik dari film drama Phantom Thread (2017) dalam dokumenter tentang Ibu Negara tersebut, meski Greenwood telah mengajukan keberatan secara resmi.***

Sumber: nme.com

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button