Sepakbola EropaSports

TRAGEDI 70% POSSESSION: PSG Kuasai Lapangan, Paris FC yang Amankan Tiket 16 Besar

    DIFANEWS.COM – Bak sebuah skrip film horor bagi publik Parc des Princes, Paris Saint-Germain (PSG) harus menelan pil pahit pada Senin (12/1) malam. Sang juara bertahan dan pemegang rekor 16 gelar Coupe de France secara mengejutkan tersingkir di 32 besar setelah takluk 0-1 dari tetangga mereka, Paris FC.

    Ironisnya, sosok yang menjadi ‘pembunuh’mimpi PSG adalah Jonathan Ikone, pemain yang justru tumbuh dan besar di akademi sepakbola PSG sendiri.

    Dominasi yang Berujung Sia-sia

    Di bawah asuhan Luis Enrique, PSG sebenarnya tampil sangat dominan. Statistik menunjukkan Les Parisiens menguasai 70% penguasaan bola dan melepaskan 25 tembakan.

    Khvicha Kvaratskhelia berkali-kali meneror pertahanan lawan, namun penyelesaian akhir yang buruk dan performa ‘kesetanan’ kiper Paris FC, Obed Nkambadio, membuat gawang tim tamu tetap perawan.

    Memasuki menit ke-75, petaka itu datang. Lewat sebuah skema serangan balik cepat yang mematikan, Ikone—yang masuk sebagai pemain pengganti—berhasil menyontek bola masuk ke gawang mantan klubnya.

    Menghormati masa lalunya, Ikone memilih untuk tidak melakukan selebrasi meski golnya tersebut membuat seisi stadion terdiam.

    Sejarah Kelam bagi PSG

    Kekalahan ini mencatatkan beberapa noda hitam dalam buku sejarah PSG:

    • Kekalahan kandang pertama di ajang Coupe de France sejak tahun 2022.
    • Kegagalan menembus babak 16 besar untuk kali pertama sejak musim 2012/2013.
    • Kekalahan pertama dari ‘saudara muda’ mereka, Paris FC, dalam laga resmi sejak tahun 1990.

    Pesta di Kubu Paris FC

    Paris FC, yang kini didukung oleh kekuatan finansial grup LVMH dan Red Bull, menunjukkan bahwa mereka bukan lagi sekadar tim penghuni papan bawah Ligue 1. Meski saat ini tertahan di posisi ke-15, kemenangan ini menjadi pernyataan tegas bahwa peta kekuatan sepakbola di kota Paris mulai bergeser.

    “Kami sangat bahagia, kami bertahan dengan sangat luar biasa,” ujar Ikone usai laga. “Sangat senang dengan gol ini, ini adalah kebahagiaan murni bagi kami.”

    Laga juga sempat diwarnai momen emosional sebelum kick-off, ketika mantan kapten PSG yang juga mengawali karier di Paris FC, Mamadou Sakho, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia sepakbola di tengah lapangan.

    Kini, Paris FC melaju dengan kepala tegak ke babak 16 besar, sementara PSG harus segera berbenah setelah trofi domestik paling bergengsi mereka lepas dari genggaman.

    Show More

    Related Articles

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Back to top button